Cara Menghitung Breakdown Material Pekerjaan Beton Sesuai AHSP
Koefisien AHSP hanyalah angka pengali. Untuk menjadi data belanja material yang riil, Anda perlu mengalikannya dengan volume pekerjaan aktual di proyek.
Apa Itu Breakdown Material?
Breakdown material adalah proses menguraikan kebutuhan bahan baku secara rinci berdasarkan Volume Pekerjaan (m³) dikalikan dengan Koefisien AHSP. Hasil akhirnya adalah daftar belanja material yang siap diorder ke supplier. Tanpa breakdown yang akurat, proyek berisiko mengalami kelebihan stok (*over stock*) yang membuang anggaran, atau kekurangan material yang menghambat progres.
1. Rumus Dasar Breakdown
Rumus Universal
Kebutuhan = Volume Pekerjaan (m³) × Koefisien AHSP
*Contoh: 5 m³ beton × Koefisien Semen 0.371 = 1.855 Ton semen
2. Simulasi Breakdown: 5 m³ Beton K-225
Berikut adalah contoh breakdown material jika volume pekerjaan beton pada proyek Anda adalah 5.00 m³:
| Uraian Bahan | Koefisien | Volume | Kebutuhan | Konversi Praktis |
|---|---|---|---|---|
| Semen Portland | 0.371 Ton | 5.00 m³ | 1.855 Ton | = 37.1 Zak @50kg |
| Pasir Beton | 0.799 m³ | 5.00 m³ | 3.995 m³ | ≈ 1 rit truk kecil |
| Kerikil / Split | 1.017 m³ | 5.00 m³ | 5.085 m³ | ≈ 1 rit truk sedang |
| Air | 215 Ltr | 5.00 m³ | 1,075 Ltr | ≈ 1 tangki air |
Alur Breakdown Material (Workflow)
Kalkulator Breakdown Material Beton
Hitung Kebutuhan Material Otomatis
Masukkan volume beton Anda (m³)
Semen Portland
1.855 Ton= 37 Zak @50kg
Pasir Beton
3.995 m³Koef: 0.799
Kerikil / Split
5.085 m³Koef: 1.017
Air
1,075 LtrKoef: 215 Ltr/m³